Sabtu, 25 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

PILEG 2014: 1 Polisi Meninggal, 1 Hilang saat Bertugas

Nadya Kurnia   -   Kamis, 10 April 2014, 16:25 WIB

BERITA TERKAIT

Bisnis.com, JAKARTA - Kemalangan menimpa anggota Polri saat menjalankan tugas Operasi Mantap Brata selama pemilu legislatif berlangsung pada Rabu (9/4/2014). Satu polisi dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas dan satu polisi dilaporkan hilang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol. Boy Rafli Amar mengatakan dua anggota kepolisian, yakni Briptu Jauhari dan Bripda Winu Pradipta, mengalami kecelakaan lalu lintas saat berboncengan menggunakan sepeda motor. Keduanya bertugas di Pulau Natuna.

"Briptu Jauhari terjatuh dari sepeda motor dan meninggal dunia," ujar Boy kepada wartawan, Kamis (10/4/2014).

Sementara itu, lanjut Boy, polisi yang telah dilaporkan hilang adalah Brigadir Immanuel Jainarung. Polisi tersebut bertugas dalam pengamanan pemilu di TPS Ranaembata, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Menurut Boy, Brigadir Immanuel diduga terjatuh di jurang dengan kedalaman 100 meter di daerah Golorobo. Warga setempat hanya menemukan motor dan helm milik Immanuel di jurang tersebut.

"Kondisi medan di sana memang cukup sulit, itu wilayah pegunungan dan jurang. Dia terjatuh karena helm dan sepeda motornya ditemukan di jurang dengan kedalaman 100 meter," tambahnya.

Hingga saat ini, Immanuel masih dinyatakan hilang. Pihak kepolisian masih berupaya mencari Immanuel. "Semoga saja  segera ketemu dan segera bisa dilakukan perawatan," tukas Boy.


Editor : Hery Lazuardi

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.